Masalah Sosial dalam Masyarakat. Kriminalitas

Masalah Sosial Dalam Masyarakat

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Bicara tentang masalah sosial dalam masyarakat tentu tidak akan ada habisnya, kita sebagai obyek dan subyek dalam ilmu sosiolgi tentu akan sering menemui yang namanya masalah sosial. Pada postingan kali ini kita akan membahas tentang kriminalitas, ya kriminalitas memang sudah melekat di kehidupan sehari-hari kenapa demikian karena tanpa sadar terkadang kita melakukan tindakan tersebut walaupun hanya dalam skala kecil dan dapat ditolelir. Oke tanpa basa-basi lagi inilah yang kita bahas.

Kriminalitas


Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, Pidana atau tindak kriminal segala sesuatu yang melanggar hukum atau sebuah tindakan kejahatan. Pelaku kriminalitas desebut seorang kriminal adalah seorang pencuri, pembunuh, perampok, atau teroris. Jadi intinya kriminalitas adalah tindakan yang melanggar norma atau hukum yang berlaku didaerah tersebut . Tindak kriminal dapat dilakukan oleh siapapun dimanpun, tua, remaja, bahkan anak-anak. Menurut Bripka A. Roklim saat kami melakukan wawancara di Polsek Kejayan Kabupaten Pasuruan, tentang apa penyebab seseorang melakukan tindakan kriminalitas.



Menurut Beliau tindakan kriminalitas dapat terjadi disebabkan oleh beberapa faktor.
1.       Faktor Sosial, Kondisi sosial yang buruk dapat menjadi faktor penyebab terjadinya tindak kriminalitas di masyarakat, sementara kondisi sosial yang baik akan menciptakan kondisi yang baik pula dapat meminimalisir angka kejahatan.
2.       Faktor Ekonomi, Faktor ekonomi memang sering menjadi alasan utama atau akar dari tindak kriminalitas. Terkadang karena alasan ekonomi untuk memenuhi kebutuhannya orang rela melakukan tindakan menyimpang ini dengan cara melanggar norma hukum dan moral.
3.       Budaya, karena perbedaan budaya ras atau suku bangsa terkadang kita berselisih siapa yang paling hebat, perbedaan budaya memang dapat menimbuklan konflik berawal dari cek cok hingga terjadinya tindak kriminalitas berupa konflik antar kelmpok.

“Oleh karena itulah pentinngnya peranan orangtua guru dan masyarakat untuk mendidik siswa siswi Indonesia agar tidak terjerumus dalam lubang hitam kriminalitas yang menyesatkan. Dimulai melakukan hal positif terutama yang menghasilkan, seperti ekstrakulikuler, memperanyak ibadah, belajar dan kegiatan lain yang sekiranya dapat membangun karakter anak ke arah yang lebih positif.” Tambahnya.
Dalam kajian kita kriminalitas menurut Light Keller dan Calhoun, terdapat 4 tipe kejahatan atau tindak kriminal, antara lain sebagai berikut.

1.       Crimes Without Victims atau Kejahatan Tanpa Korban.
Disebut kejahatan tanpa koraban karena korbannya adalah pelakunya sendiri. Contoh, penyalahgunaan narkoba, perjudian, atau minum-minuman keras sampai mabuk, prilaku ini digoongkan dalam tindak kejahatan karena dianggap tercela oleh masyarakat/ norma yang berlaku di masyarakat. Tetapi prilaku ini terkadang juga menimbulkan korban seperti seseorang yang mengendarai kendaraan dengan mabuk dapat menimbulkan kecelakaan.

2.       Organized Crime atau kejahatan yang Diorganisasi.
Kejahatan yang diorganisasi atau kejahatan yang dilakukan oleh kelompok untuk memperoleh uang atau kekuasaan atau yang lainnya dengan cara melanggar hukum. Contoh, Penjualan anak dibawah umur untuk kepentingan sex, penjualan manusia secara ilegal baik nasional maupun internasional.

3.       White-CollarCrime atau Kejahatan oleh Orang yang Mempunyai Status Tinggi.
Kejahatan tipe ini sering juga disebut kejahatan kerah putih. Kejahatan tipe ini biasanya dilakukan oleh para birokrat yang kehilangan akal sehatnya atau melupakan amanah yang diembannya seperti melakukan korupsi dsb, namun tidak hanya kalangan birokat di pemerintahan adapula para petinggi perusahaan yang melakuan tindakan korupsi. ** Semoga Allah melindungi negri kita dari orang-orang seperti ini. Amin**

4.       Corporate Crime atau Kejahatan yang Dilakukan atas Nama Perusahaan
Kejahatan ini dilakukan atas nama organisasi formal guna menaikan keuntungan dan menekan kerugian. Kejahatan ini dibagi menjadi empat yaitu.
a.       Terhadap Konsumen
Terhadap konsumen contohnya yaitu, memberikan barang tidak sesuai standar yang ditetapkan. Merupakan salah satu contoh bentuk kejahatan yang dilakuakan kepada konsumen.
b.      Terhadap Publik
Contohnya, Pesusahaan yang membuang limbah tanpa diolah ke sembarang tempat merupakan contoh kejahatan yang dilakukan kepada publik.
c.       Terhadap Pemilik Perusahaan
Contohnya, seorang karyawan yang mengadu domba pimpinan agar dapat lengser dari jabatan sehingga dia dapat menduduki jabatan tersebut juga dapat dikatakan kejahatan yang dilakukan kepada pemlik perusahaan.
d.      Terhadap Karyawan

Contohnya yaitu pemberian upah buruh di bawah standar Upah Minimum Kerja (UMK) yang telah ditentukan.

Demikian yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat bagi anda-anda semua, bila masih ada unek-unek / pertannyaan dapat anda tulis pertannyaan di kolom komentar atau kirim pertannyaan anda di email saya achmadja29@gmail.com

wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan, Upaya Penegakan HAM


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Upaya Penegakan HAM di Indonesia.


    HAM (Hak Asasi Manusia) adalah prinsip-prinsip moral atau norma-norma, yang menggambarkan standar tertentu dari prilaku manusia, dan dilindungi secara teratur sebagai hak hak hukum dalam hukum kota dan internasional. Berikut peta konsep upaya penegakan HAM di indonesia.

A. Upaya penegakan HAM 

     a. Dilakukan Pemerintah

          1. Pembentukan komnas HAM.
                 Fungsi didirikannya komnas HAM yaitu untuk melakukan kajian, perlindungan, penelitian,           penyuluhan, pemantauan, investigasi dan meditasi. Komnas HAM berdiri sejak tahun 1993                 berdasarkan keputusan presiden nomor 50 tahun 1993 tentang komnas HAM.
          2. Pembentukan Instrumen.
                 1. UUD 1945.
                 2. Tap MPR No, XVII/MPR/1998.
                 3. UU No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
                 4. UU No. 28 tahun 2000 tentang peradilan HAM.
                 5. UU No. 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.
                 6. Kepres No. 50 tahun 1993 tentang komnas HAM.

                 7. Kepres No. 181 tahun 1998 tentang anti kekerasan terhadap perempuan.

                 8. Dan peratuan perundang-undangan nasional lain yang terkait.
          3. Pembentukan Pengadilan.
                Dasar hukum mengenai pengadilan Hak Asasi Manusia di Indonesia adalah Undang-                     Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Azasi Manusia, dimana pasal 1 poin 3           dari undang-undang tersebut menyebutkan bahwa pengadilan Hak Azasi Manusia merupakan             pengadilan khusus yang bertugas dan berwenang memeriksa serta memutus perkara                             pelanggaran hak asasi manusia yang berat seperti kejahatan genosida dan kejahatan terhadap               kemanusiaan.

     b. Penanganan kasus HAM.

          1. Pelanggaran.
                1. Tragedi Trisakti 12 Mei 1998.
                2. Tragedi Semanggi 1 11-13 November 1998.
                3. Tragedi Semanggi 2 24 September 1999.
                4. Timor Leste
                5. Kasus Tanjung Priok 14 April 2010.
                6. Dan lain sebagainya.
          2. Proses penanganan pelanggaran HAM di indonesia dapat diproses di pengadilan HAM                     melalui Komnas HAM.

     c. Prilaku yang mendukung penegakan HAM.

          1. Lingkungan Sekolah.
                1. Guru bersikap adil kepada semua murid.
                2. Tidak membeda-bedakan teman.
                3. Menaati tata tertib sekolah.
                4. Saling menghormati antara warga sekolah.
                5. Tidak memaksakan kehendak kepada teman/guru.
          2. Masyarakat Negara.
                1. Mamahami dan menaati setiap instrumen HAM yang berlaku.
                2. Mematuhi peraturan yang ada disuatu pemerintahan.
                3. Menghargai pendapat orang lain.
                4. Ikut serta dalam membantu kebijakan-kebijakan pemerintah.
                5. Hakim peradilan dalam pemerintahan berlaku adil dalam memutuskan suatu perkara.

Sekian semoga bermanfaat bagi anda, mohon maaf apabila terdapat kesalahan penulisan kata. Saya akhiri .

wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Geografi, Persebaran fauna di dunia

Geografi, Persebaran fauna di dunia

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Kali ini saya akan memaparkan tentang persebaran fauna di dunia yang terbagi menjadi 6 zona/wilayah yaitu, Paleatrik, Australian, Nearktik, Neotropikal, Ethiphian, dan Oriental.

Persebaran Fauna di Dunia

Peta persebaran fauna di dunia dibagi menjadi 6 peta zona wilayah persebaran fauna.

1. Persebaran fauna wilayah Paleatrik

Wilayah persebaran sangat luas meliputi hampir benua eropa, asia, dan sedikit benua afrika. Berikut yang merupakan cangkupan wilayah Paleatrik antara lain. 

Albania, Andorra, Austria, Belanda, Belarus, Belgia, Bosnia dan Herzegovina, Britania Raya, Bulgaria, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Hongaria, Irlandia, Islandia, Italia, Jerman, Kroasia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Macedonia, Malta, Moldova, Monako, Montenegro, Norwegia, Perancis, Polandia, Portugal, Rumania, Rusia, San Marino, Serbia, Siprus, Slovenia, Slowakia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, Ukraina, Vatikan, Yunani, Algeria, Libya, Mali, Maroko, Mauritania, Tunisia, Afganistan, Armenia, Cina, Georgia, Iran, Iraq, Israel, Jepang, Kirgizstan, Korea Selatan, Korea Utara, Lebanon, Mongolia, Palestina Suriah, Tajikistan, Turkmenistan, Usbekistan, Yordania.

Fauna endemik wilayah Paleatrik adalah, Tikus, Bison, Landak, Menjangan Kutub, Unta, Rusa Kutub, Beruang Kutub, dan Panda.

2. Persebaran fauna wilayah Australian

Wilayah persebaran zona Australian meliputi benua Australia dan Indonesia bagian timur (Papua & Maluku). Berikut yang merupakan wilayah cangkupan wilayah Australian antara lain.

Australia, Selandia Baru, Timor Leste, dan Indonesia bagian timur (papua & maluku).

Fauna endemik wilayah Australian adalah, Kangguru, Kiwi, Koala, Platipus, Burung Cindrawasih, Burung Kaswari, Burung Kakatua.

3. Persebaran fauna wilayah Nearktik

Wilayah persebaran zona Nearktik adalah benua Amerika Tengah dan Amerika Utara, Dengan negara yang masuk kedalam zona Nearktik adalah, Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Denmark(Greenland).

Fauna endemik wilayah Nearktik antra lain; Antelep bertanduk cabang tiga, Prairie dog, Kalkun, Burung biru, Salamander, Bison, Karibou, Mockingbird, Muskox.

4. Persebaran fauna wilayah Neotropikal

Wilayah persebaran zona Neotropikal sebagian besar meliputi wilayah benua Amerika Selatan. Berikut yang merupakan negara yang temasuk kedalam zona Neotropikal;


Argentina, Bolivia, Brasil, Chili, Kolombia, Ekuador, Kepulauan Falkland, Guyana Perancis,Guyana, Paraguay, Peru, Georgia Selatan dan Kepulauan Sandwich Selatan, Suriname, Uruguay, Venezuela, Belize, El Salvador, Guatemala, Honduras, Kosta Rika, Nikaragua, Panama,Kuba

Fauna endmik wilayah Neotropikal antara lain; Kukang, Armadilo, Alpaka, Kelalawar penghisap darah, Siamang, Trenggiling, Kuda, Kera, Tapir.

5. Persebaran fauna wilayah Ethiophian

Wilayah persebaran zona Ethiopian adalah sebagian besar benua Afrika dengan negara-negara sebagai berikut;

Benin
Burkina Faso
Gambia
Ghana
Guinea
Guinea Bissau
Liberia
Mali
Mauritania
Nigeria
Pantai Gading
Senegal
Sierra Leone
Tanjung Verde
Togo

Burundi
Djibouti
Eritrea
Ethiopia
Kenya
Komoroi
Madagaskar
Malawi
Mauritius
Mozambik
Rwanda
Seychelles
Somalia
Sudan
Sudan Selatan
Tanzania
Uganda

Angola
Gabon
Guinea Khatulistiwa
Kamerun
Kongo
Afrika Tengah
Saotome Principe
Zambia

Aljazair
Chad
Sahara Barat
Niger

Itu merupakan negara-negara yang termasuk kedalam zona persebaran fauna Ethiophian. Zona ethiopian memiliki fauna endemika yaitu;
Gajah Afrika
Singa
Cheetah                               
Hyena
Jerapah
Zebra
Unta
Badak afrika
Kucing dan anjing Lemur
Baboon
Gorila
Simpanse
Kudanil kecil (Pygmyhippopotamus) Burung gajah besar.

6. Persebaran fauna wilayah Oriental

Diwilayah oriental yang merupaka kawasan benua asia selatan yang dilewati katulistiwa membuat wilayah ini kaya akan sumerdaya alam maupun keanekaragaman flora fauna. Negara yang merupakan kawasan zona Oriental antara lain. 

Kamboja
Laos
Myanmar
Thailand
Vietnam
Brunei
Filipina
Indonesia (bag barat)
Malaysia
Singapura

Bangladesh
Bhutan
India
Maladewa
Pakistan
Sri Lanka

Sedangkan untuk fauna endemik terdapat beberapa fauna yang ada di zona Oriental antara lain.

Harimau Sumatra
Gajah Sumatra
Gibbon        
Orang utan
Bekantan
Monyet
Badak bercula satu Menjangan
Antelop
Babi
Rusa.

Terdapat beberapa fauna endemik yang hanya hidup di daerah tertentu, misalnya anoa di Sulawesi dan komodo yang hanya terdapat di pulau Komodo dan pulau-pulau kecil di sekitarnya




Sekian semoga bermanfaat bagi kalian semua, mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan kurang lebihnya saya mohon maaf saya akhiri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ekonomi,Menghitung Pendapatan Nasional.

Ekonomi,Menghitung Pendapatan Nasional.
Assalamualaikum wr wb,

        Kali ini saya akan mengshare tentang metode penendapatan nasional.
1. Pendekatan pengeluaran

  •  Menurut metode pengeluaran nial PDB merupakan nilai total dadlam periode tertentu.
    Terdapat beberapa agregat dalam suatu perekonomian

  1. Konsumsi rumah tangga (House hold consumption).
  2. Konsumsi pemerintah (Goverment consumption).
  3. Pengeluaran investasi (investment expenditure).


            Rumus: Y=C+I+G+(x-m)


            Ket     : Y = Pendapatan Nasional
                          C = Konsumsi
                           I = Investasi
                         G = Pengeluaran Pemerintah

                          x= Ekspor
                           i= Impor
2. Pendekatan Pendapatan

                Rumus  : Y= R+W+I+P
                Ket         : Y= PN (pendapatan nasional)
                                 R= Rent/Sewa
                                W=Wage:Upah/gaji
                                   I= Interest: bunga modal
                                  P= Profit:laba

                Contoh Soal:
                Di bawah ini yang diperoleh dalam perhitungan Pendapatan Nasional
Upah                                                     : Rp. 12.000.000,00
Laba                                                      : Rp. 9.000 000,00
Pengeluaran pemerintah                       : Rp. 10.000.000,00
Pendapatan bunga                                 :Rp. 6.000.000,00
Pendapatan sewa`                                 : Rp. 8.000.000.,00
Pend rumah tangga swasta                    : Rp. 36.000.000,00
Impor                                                     : Rp. 5.000.000,00
Konsumsi                                               : Rp. 25.000.000,00
Ekspor                                                    : Rp. 7.000.000,00
                Berdasarkan data diatas hitunglah besarnya PN berdasarkan metode pengeluaran dan pendapatan

JAWAB:

Y=C+I+G+(x-m)
Y= 25.000.000+36.000.000+10.000.000+(7.000.000-5.000.000)
Y= 73.000.000
                Jadi besarnya pendapatan nasional dengan metode perhitungan pendekatan pengeluaran adalah Rp. 72.000.000,00

Y=R+W+I+P
Y=8.000.000+12.000.000+6.000.000+9.000.000
Y=35.000.000
                Jadi besarnya pendapatan nasional dengan metode perhitungan pendekatan pendapatan adalah Rp 35.000.000,00

                              Sekian semoga apa yang telah saya sampaikan bermanfaat bagi kalian semua, saya akhiri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.